Gus Ipul Ajak Perempuan Tingkatkan Potensi Ekonomi

Image
Thursday, 21 December 2017 | 19:44:45 WIB


Gus Ipul Ajak Perempuan Tingkatkan Potensi Ekonomi

SURABAYA (Nusapos.com) - Wakil gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengajak kepada para ibu di Jawa Timur untuk  mengembangkan potensi diri terutama mencoba dunia bisnis. Pasalnya, peluang untuk bermain bisnis khususnya industri kreatif masih terbuka luas.

"Banyak ibu-ibu yang mencoba masuk ke dunia bisnis dan mereka banyak yang berhasil. Sayang jumlahnya saat ini masih cukup kecil," ujar Gus Ipul sapaan akrab Saifullah Yusuf saat menghadiri talkshow peringatan Hari Ibu di Grand City, Surabaya diselenggarakan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Surabaya dirangkai peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2017, Kamis (21/12) kemarin.

Menurut Gus Ipul, peran para ibu saat ini terus meningkat. Tak hanya di ranah domestik sebagai Ibu Rumah Tangga, para ibu saat ini juga ikut berperan dalam bidang ekonomi dan sosial. "Ibu saat ini sungguh luar biasa, tak lagi jadi konco wingking tapi banyak ibu-ibu yang menjadi pengusaha yang tangguh. Sudah banyak juga perempuan yang pintar, cerdas dan aktif di berbagai bidang termasuk sebagai penggerak masyarakat,” terang Gus Ipul.

Menurutnya, peran para ibu harus diapresiasi. Terlebih, sudah sejak zaman Bung Karno setiap tanggal  22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu. Ia juga mengajak semua pihak untuk memperkuat peran ibu. "Masih banyak yang harus dikerjakan terutama dalam memperkuat peran ibu melahirkan generasi yang kuat untuk masa depan bangsa,” kata mantan menteri percepatan daerah tertinggal ini.

Di jelaskan, secara prosentase jumlah penduduk Indonesia yang berbisnis atau menjadi  enterpreneur masih kecil, yakni sekitar tiga persen. Jumlah kaum perempuan yang menjadi pebisnis pun belum banyak. Namun, setiap tahunnya jumlah dan kualitas para pengusaha perempuan ini terus meningkat.

Terlebih dengan adanya perkembangan teknologi informasi. "Saya yakin dengan adanya kemajuan teknologi mampu menghasilkan pengusaha perempuan yang hebat ke depannya,” jelas ketua PBNU ini.

Menjadi pengusaha, lanjutnya, tak hanya mendapat keuntungan. Lebih dari itu, di dalamnya ada hal yang sangat mulia yakni menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan nilai tambah. “Adanya lembaga seperti IWAPI ini patut diapresiasi karena menginspirasi kaum wanita,” tegas Gus Ipul.

Ia berharap peringatan Hari Ibu harus dijadikan sebagai momentum untuk mengingat kembali apa saja yang sudah ibu lakukan kepada kita. Bagaimana seorang ibu menjadi orang tua yang baik bagi anak-anaknya.
“Bagaimana ibu kita dulu melahirkan, membuat kita sehat dengan memberi gizi yang cukup dan mengajak ke posyandu untuk imuniassi. Kita bisa menjadi seperti ini semua karena jasa ibu,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul juga membacakan puisi berjudul Ibu. Ia juga mengajak para hadirin untuk bersama-sama mendoakan ibu. “Semoga ibu kita menjadi orang yang sabar, bisa membimbing, mendampingi dan menuntun kita menjadi orang yang sukses,” imbuhnya.

Dan berikut puisi berjudul "Ibu" yang dibacakan Gus Ipul.

IBU
Kalau ada cinta tanpa alasan
Itulah cintamu padaku
Kalau ada cinta tak berharap balasan
Itu juga cintamu padaku
Kalau ada cinta tanpa batasan
Itu pun hanya cintamu padaku

Nyawa kau pertaruhkan
Tenaga kau berikan
Harta kau korbankan
Doa kau panjatkan
Prihatin kau jalankan

Tapi setelah semua itu, 
apa yang kau minta dariku?
“Dadiyo menungso sing jujur, 
lan manfaat kanggo kabeh sedulur.”

Secara khusus, Wagub Jatim dalam rangka peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) juga mengajak semua pihak untuk memperkuat kepedualian terhadap sesama, memelihara dan menyebarkan semangat gotong royong. "Semangat ini menjadi kekuatan bangsa Indonesia yang tak dimiliki bangsa lain," ungkap Saifullah Yusuf.

Gotong royong ini, lanjutnya, asasnya adalah kekeluargaan. Sedangkan ekonomi asasnya adalah koperasi dalam hal ini kerjasama. Nilai-nilai tersebut saat ini semakin relevan. Semangat gotong royong dan kerjasama menjadi kekuatan dan modal dalam menghadapi era globalisasi. “Siapa yang mau kerjasama, dialah yang akan jadi pemenang,” pungkas Bacagub Jatim ini. (tis) 

Sumber : -

Laporan : -

Editor : Try Wahyudi Ary Setyawan

loading...

Whoops, looks like something went wrong.